Home > Berita > Sayap Gesit dari Abadiyah Guncang Singapura: Agya Khairiya Muhammad Kibarkan Merah Putih di JSSL 7’s...
Gambar Berita

Sayap Gesit dari Abadiyah Guncang Singapura: Agya Khairiya Muhammad Kibarkan Merah Putih di JSSL 7’s 2026

Dipublikasikan pada 07 April 2026 oleh Adminberita in Prestasi Siswa

SINGAPURA – Rumput Stadion Our Tampines Hub, Singapura, menjadi saksi bisu kehebatan talenta muda asal Pati. Agya Khairiya Muhammad, siswa berprestasi dari MTs Abadiyah, sukses mencatatkan namanya di kancah internasional. Memperkuat Randikha FC Kudus U14, Agya berhasil membawa timnya meraih posisi Runner-Up dalam turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di Asia, JSSL Singapore 7’s 2026, yang berlangsung 2-5 April 2026.


Bukan sekadar partisipasi, kehadiran Agya di Singapura adalah buah dari kerja keras dan konsistensi. Tiket internasional ini merupakan "hadiah mewah" setelah ia dan timnya berhasil merajai ajang Jifexpo 2025 di Tangerang.


Beroperasi sebagai pemain sayap (winger), Agya Khairiya Muhammad menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan. Kecepatan lari dan akurasi umpan-umpannya menjadi kunci bagi Randikha FC dalam membongkar pertahanan tim-tim tangguh dari berbagai negara.


Perjalanan Agya menuju podium juara sangatlah heroik:


  1. Dominasi Awal: Di hari pertama, ia membantu tim melibas GSSI 14A (2-0) dan menghancurkan The GUC Galacticos (4-1).
  2. Menaklukkan Tuan Rumah & Jepang: Ketangguhan Agya di sisi sayap kembali teruji saat menumbangkan tuan rumah JSSL FC 1 (2-1) dan GFA Japan (2-0).
  3. Kebangkitan Mental: Meski sempat terjegal tipis 0-1 oleh GSSI U14B, Agya dkk tidak lantas tumbang. Mereka justru mengamuk dengan mencukur FD Academy (5-0) dan raksasa muda Villarreal APAC (4-0).
  4. Final yang Menegangkan: Di hari penentuan, kemenangan atas Southernbeach FC (2-1) membawa mereka ke partai puncak. Namun, langkah mereka akhirnya terhenti oleh Murray United FC Red dengan skor 0-3.


Prestasi internasional Agya ini menjadi kado yang membanggakan. Keberhasilannya membuktikan bahwa menjadi siswa madrasah bukan penghalang untuk menembus batas dunia melalui olahraga.


"Agya adalah bukti nyata bahwa dengan disiplin dan doa, setiap orang bisa bersaing dengan siapa saja, bahkan di level internasional. Semoga jejak Agya menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus terbang tinggi mengejar mimpi,"


Selamat, Agya! Teruslah mengasah taring di lapangan hijau hingga suatu saat nanti jersey Merah Putih Timnas Indonesia melekat di dadamu.